Organisasai Nahdlatul Wathan
(NW) menggelar Muktamar ke XII di Anjani Lombok Timur 29-31 Juli 2009. Muktamar
ini sendiri digelar untuk memilih Ketua Umum Pengurus Besar NW untuk lima tahun
mendatang.
Dalam laporannya, Sekretaris
panitia, Khairurrazak,S.Pi,-M.Si menyampaikan tentang tujuan dari muktamar
ini,dimana untuk menilai pertanggung jawaban pengurus besar NW periode
2004-2009,menyempurnakan AD/ART NW, menyusun garis-garis besar haluan
organisasi NW periode 2009-2014, memilih dan menetapkan PB NW dan membuat
rekomendasi yang dipandang perlu untuk kepentingan organisasi, agama dan
negara. Dalam pidatonya Ketua UmumPB
NW, Ummi Hj.Siti Raihanun Zainuddin Abdul Majid, mengatakan, kehadiran
organisasi NW di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara telah memberikan
kontribusi yang tidak sedikit dalam rangka mengisi kemerdekaan dengan berbagai
aktivitas pembangunan. Bahkan amal usaha NW telah tersebar diberbagai daerah di
nusantara yang dikelola para pengurus NW di wilayah tersebut.
Dalam mengelola amal usaha NW
mempunyai struktur organisasi dari tingkat pusat sampai ranting. Dalam muktamar
ke X di Praya tahun 1998 yang merupakan muktamar pertama pasca wafatnya pendiri
NW,saya selaku putri pendiri NW dipilih oleh peserta muktamar pada waktu itu
dengan suara mutlak untuk menjadi Ketua Umum PB NW. Demikian pula pada muktamar
ke XI tahun 2004 di Anjani saya kembali terpilih menjadi ketua umum.
Pada muktamar kali ini
penyempurnaan AD/ART NW sangat penting untuk kita lakukan agar sesuai dengan
tuntutan perkembangan zaman dalam rangka mengakomodasikan kepentingan
umat,namun satu hal yang tidak boleh dirubah adalah azas NW seperti yang
dihajatkan oleh ayahanda almagfirlahu maulana syaikh TGKH. M. Zainuddin Abdul
Majid.
Wasiat yang tertulis dan tidak
tertulis sangatlah penting untuk terus kita hayati dan menjadi rujukan kita
dalam mendayung bahtera NW.
Sedangkan Kepala Bappeda Propinsi NTB- H.Rosiady Sayuti yang sekaligus
membuka acara Muktamar tersebut, mengatakan, muktamar ke XII ini adalah
merupakan amanah dari organisasi. NW adalah organisasi modern yang pertama dan
tertua di NTB ini. Mengapa saya katakan demikian,karena tingginya visi dari almagfurlah,ketika
daerah kita masih diliputi suasana penjajahan,beliau telah memikirkan bagaimana
berjuang melalui sebuah organisasi yang untuk waktu itu merupakan organisasi
yang sangat modern dengan menggunakan prinsipi-prinsip manajemen. Pada waktu
itu belum ada satupun organisasi yang menggunakan seperti itu. Dunia pendidikan
kita masih bisa dikatakan gelap gulita,sekolah negeri yang ada di NTB dan
Lombok masih sangat langka,itulah sebabnya kenapa kita NTB ini ketinggalan
dengan Propinsi Bali misalnya. Dengan melihat kondisi seperti itu Almagfurlah Maulanasyaikh
TGKH.M Zainuddin Abdul Majid mendirikan Pondok-pondok pesantren dari tingkat
kabupaten sampai di tingkat dusun dalam rangka mencerdaskan masyarakat. (DA-Apri)