• Bahasa Indonesia
  • العربية / Arabic
  • English
Menu Utama
Halaman Depan
Biografi pendiri
Hizib Nahdlatul Wathan
Wasiat Renungan Masa
ke - NW - an
Pendidikan
Sosial
Dakwah
Sains
tanya jawab agama
mutiara hikmah
pustaka islami
Buku Tamu
Galeri Foto
peta situs
Hari Ini
Rabu

21

Dzulqa'idah

1429 HIJRIAH
Login Form





Kata Sandi hilang?
Pengunjung saat ini
  Selamat Datang di situs resmi Nahdlatul Wathan. Organisasi Islam terbesar di Nusa Tenggara Barat. Untuk dapat mengakses bahasa arab, gunakan browser mozilla firefox                                                                                                                                                                                                                          welcome to the official sites of Nahdlatul Wathan. The biggest Islamic organization in North West Nusa, for Arabic language please use the mozilla firefox browsers.
Halaman Depan arrow Dakwah arrow Hultah NWDI adalah Media Evaluasi dan Silaturrahmi
Hultah NWDI adalah Media Evaluasi dan Silaturrahmi
Penulis : admin   
Senin, 07 Juli 2008

Anjani

Perayaan Hultah NWDI ke 73, Ahad (22/06) dihajatkan sebagai ajang evaluasi kinerja PBNW selama lima tahun dan sebagai ajang silaturrahmi nasional antar jamaah dan pengurus NW. Sebab dalam perayaan Hultah NWDI seluruh jama’ah dan pengurus NW dari tingkat ranting sampai dengan tingkat pusat mengahadiri perayaan hulatah NWDI yang dilaksanakan sekali dalam setahun.
Ketua Panitia Hultah NWDI ke 73 TGH L.G. M. Ali Wira Sakti AM, LC., MA., dalam laporannya mengatakan bahwa perayaan Hultah NWDI ini adalah warisan pendiri NWDI ninikda TGKH M Zainuddin Abdul Majid, sebagai bukti kesyukuran bahwa NWDI ini masih tetap eksis dalam menjalankan missi dakwahnya. Terkait dengan adanya pertanyaan kenapa Hultah terkesan dimajukan, Gede Sakti panggilan akrab ketua panitia ini,  membantah bahwa dimajukan Hultah NWDI ke 73 ini bernuasa politik. “Tidak benar kalau perayaan Hultah kali ini bermuatan politik, cuman saat ini kebetulan akan digelar pilkada, jadi terkesan seperti itu. Sekali lagi saya perjelas susunan acara Hultah tidak ada peluang untuk berpolitik kita akan berikan bicara bagi pejabat sesuai dengan kedudukan sekarang ini,” tegasnya. Ke depan lanjut putra Ummi PBNW ini mengatakan bahwa perayaan Hultah NWDI tahun –tahaun akan dating kita laksanakan  tepat sesuai dengan tanggal lahirnya yaitu setiap tanggal 15 Jumadil Akhir, dan sekarang kita mundur tiga hari dari tanggal lahirnya yaitu tanggal 18 Jumadil akhir. “Kepada warga NW untuk tetap menjaga persatuan dan kesatuan, sebab dengan persatuan dan kesatuan kita maka NW ini bias terjaga dari tangan-tangan jahil yang meniginkan NW ini hancur,” imbuhnya.

Sementara dalam sambutannya Ketua Umum PBNW Ummi Hj St Raihanun Zainuddin AM. Mengatakan bahwa perayaan Hultah NWDI ini, dijadikan sebagai media introspeksi diri, baik pengurus maupun warga NW dan juga sebagai ajang evaluasi program selama setahun. Sejauh mana program yang telah dilaksanakan, dan program apa yang belum dikerjakan. Selama berdirinya hingga kini organisasi ini telah mampu mendirikan pondok pesantren 900 lebih, baik formal maupun non formal di negeri ini. Sedangkan untuk bidang social, organisasi ini telah banyak membantu pemerintah dalam rangka menekan angka kemiskinan di NKRI ini khususnya di NTB ini dengan mendirikan lembaga-lembaga social kemasyarakatan seperti lkelompok tani, panti asuhan untuk menampung anak yatim dan keluarga tidak mampu untuk diberikan sekolah gratis.

Sedangkan dibidang dakwa, organisasi yang didirikan  oleh almaghfurulahu TGKH.M. Zainuddin Abdul Madjid ini telah membentuk ribuan majlis taklim di seluruh wilayah sebaran NW sebagai wadah dakwah dan menyiarkan syariat islam.
Dalam menjalankan roda organisasi, organisasi peninggalan ulama terkemuka di NTB ini memiliki pimpinan tertinggi  yang disebut sebagai pengurus Besar (PB) NW.
Namun selama perjalanan perjuangannya, oprganisasi ini juga tidak luput dari persoalan sejak meninggalnya sang pendiri, dimana sejak tahun 1998 muncul PB yang lain setelah Ummi Hj. Sitti Raihanun ZAM terpilih sebagai PBNW pada muktamar X di Praya.

Namun  dengan semangat dan tekad untuk memajukan organisasi NW, Ummi Raihanun dengan dukungan jama’ahnya  terus melakukan perjuangan dengan berlandaskan pada wasiat Renungan Massa Pengalaman Baru karangan maulanasyaikh yang mengatakan “Bahwa PB Adalah satu, bukannya dua bukannya telu, atas pimpinan PB yang satu dewan mustasyar pemberi restu”.
Dengan semangat itulah hingga saat ini NW terus melebarkan sayapnya dengan berpusatkan di desa Anjani kecamatan Suralaga kabupaten Lombok Timur dimana sebelumnya dari Pancor berpindah sementara ke desa Kalijaga lalu berhijrah ke desa Anjani.

Raden Tuan guru Bajang KH Zainuddin Atsani, dalam pengajiannya menyampaikan pesan agamanya kepada jamaah NW untuk terus menjaga amanat yang diberikan maulanasyaikh semasa hayat beliau. Dismping itu beliau meminta jama’ah untuk selalu bersyukur kepada Allah atas nikmat dan karunianya yang telah memelihara organisasi  NW, sehingga  masih tetap mampu menjalankan missinya  yaitu pendidikan, social dan dakwah islamiyah di penjuru tanah air, bahkan ke luar negeri.


Add this page to your favorite Social Bookmarking websites
Reddit! Del.icio.us! JoomlaVote! Google! Live! Facebook! StumbleUpon! Yahoo! Free social bookmarking plugins and extensions for Joomla! websites!