|
Nahdlatul Wathan Kembali Bersatu |
|
الكاتب/ irfan
|
|
Kamis, 06 Mei 2010 |
Dua tokoh sentral ormas Nahdlatul Wathan (NW),
Hj. Sitti Rauhun ZAM dan Hj. Sitti Raehanun ZAM, Selasa (4/5) malam kemarin
akhirnya bertemu di Mushalla Al-Abror dekat Makam Almagfurulahu Maulana Syeikh
TGKHM. Zainuddin Abdul Madjid. Kedua kakak beradik putri pendiri NWDI dan NBDI dan NW Almagfurulahu Maulana
Syeikh TGKHM. Zainuddin Abdul Madjid tersebut praktis membuat para jamaah yang
hadir terharu dan bahkan menangis sembari meneriakkan Allahu Akbar.
Hj. Sitti Raehanun yang datang didampingi putranya, TG.H. Lalu Gede Wirasakti
Amir Murni,Lc.MA disambut oleh kakaknya Hj. Sitti Rauhun ZAM di dampingi putranya,
Tuan Guru KH. M. Zainul Majdi, M.A dan
Hj. Sitti Rohmi Djalilah. Mereka dengan khusyuk melakukan ziarah di makam Almagfurulahu
Maulana Syeikh TGKM. Zainuddin Abdul Madjid di dalam kompleks Mushala Al Abror,
Pancor.
Seusai ziarah makam , kemudian
menuju kediaman Hj. Sitti Rauhun. Menurut pemantauan wartawan nahdlatulwathan.org, suasana
penuh haru dan bahkan diselingi tawa canda antara ibu dan anak serta antara
keponakan dengan bibi demikian terasa.
Bertemunya kedua tokoh sentral NW
tersebut sejatinya telah lama ditunggu-tunggu oleh masyarakat NTB, tidak hanya
jemaah NW, tetapi juga komponen masyarakat lainnya.
Kemudian, tanda-tanda Ishlah makin kental manakala Wakil Bupati (Wabup) Lotim,
H.M. Syamsul Luthfi,SE hadir dalam acara
Shilaturrahmi dan hizib akbar beberapa waktu lalu yang diselenggarakan oleh TG.H.
Lalu Gede Wirasakti Amir Murni,Lc.MA, putra Hj. Sitti Raehanun ZAM. Yang juga
kebetulan tengah resmi menjadi salah satu calon Bupati Lombok Tengah.
‘’Pertemuan ini telah
lama kami rindukan, dan baru kali ini bisa terwujud setelah 14 tahun,’’ kata
Hj. Sitti Rauhun kepada wartawan. ‘’Kami telah berjanji untuk tidak ada lagi
perpecahan dan perbedaan pendapat yang membuat perpecahan akan terjadi lagi,’’
demikian Ungkap Ummi Hj. Sitti Rauhun ZAM.
Saat dikonfirmasi mengenai
sebab bertemunya kedua Umminya, Tuan Guru KH. M. Zainul Majdi, M.A yang juga menjadi Gubernur NTB saat ini menegaskan
“ yang jelas pertemuan ini tidak ada kaitannya dengan politik, apalagi terkait
dengan pencalonan saudara saya H.L.Gede Sakti sebagai Bupati Lombok Tengah. Ini
adalah benar-benar pertemuan intern keluarga. Jadi jangan disalah artikan” tegasnya. (nw.org)
|