Syukuran atas bersatunya dua keluarga dan jamaah NW
Nahdlatul Wathan Fil Khair,
Nahdlatul Wathan Fastabiqul Khairat. Itulah kalimat yang sering kita dengar
dari ucapan para pejuang Nahdlatul Wathan, baik dari para tuan guru maupun para
ustadz. Rupanya kalimat ini cukup membuat NW semakin hari semakin berkembang
memperjuangkan agama Islam melalui wadah yang dibangun oleh Ulama’ Kharismatik
Maulanasyaikh TGKH.M. Zainuddin Abdul Madjid.
Walaupun beberapa tahun
belakangan ini NW berada dalam masa transisi, tapi Allah SWT senantiasa
membimbing kepada fil-khair, tetap dalam kebaikan dan juga kebersamaan.
Maka melalui momentum
bersatunya kembali dua putri kesayangan Al-Magfurulah Maulanasyaikh, Ma’had
Darul Qur’an wal-Hadits (MDQH) NW yang ada di Anjani dan Pancor menggelar
hiziban akbar dan doa bersama. Acara tersebut berlangsung di Mushala Al-Abror,
komplek makam Al-Magfurulah Maulanasyaikh TGKH.M.Zainuddin Abdul Madjid di
Pancor Lombok Timur.
Dalam kesempatan tersebut
hadir beberapa tokoh elit NW diantaranya TGH.M.Zainul Majdi,MA., TGH.Lalu Gde M.
Ali Wirasakti Amir Murni,Lc.MA., TGH.L. Anas Hasyri, TGH.Hudatullah Muhibuddin,MA.,
TGH.M. Thahir Azhari dan beberapa tokoh NW lainnya.
Organisasai Nahdlatul Wathan
(NW) menggelar Muktamar ke XII di Anjani Lombok Timur 29-31 Juli 2009. Muktamar
ini sendiri digelar untuk memilih Ketua Umum Pengurus Besar NW untuk lima tahun
mendatang.
Dalam laporannya, Sekretaris
panitia, Khairurrazak,S.Pi,-M.Si menyampaikan tentang tujuan dari muktamar
ini,dimana untuk menilai pertanggung jawaban pengurus besar NW periode
2004-2009,menyempurnakan AD/ART NW, menyusun garis-garis besar haluan
organisasi NW periode 2009-2014, memilih dan menetapkan PB NW dan membuat
rekomendasi yang dipandang perlu untuk kepentingan organisasi, agama dan
negara. Dalam pidatonya Ketua UmumPB
NW, Ummi Hj.Siti Raihanun Zainuddin Abdul Majid, mengatakan, kehadiran
organisasi NW di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara telah memberikan
kontribusi yang tidak sedikit dalam rangka mengisi kemerdekaan dengan berbagai
aktivitas pembangunan. Bahkan amal usaha NW telah tersebar diberbagai daerah di
nusantara yang dikelola para pengurus NW di wilayah tersebut.
Putri Kesayangan Al-Magfurlah Maulanasayaikh TGKH M. Zainuddin Abdul Majid, yang juga pendiri organisasi NW, Ummi Hj. Sitti Raihanun
Zainuddin AM, pada Muktamar ke XII NW di Anjani, Lombok Timur, tanggal 19 - 31
Juli 2009 kembali terpilih menjadi Ketua Umum PBNW periode 2009-2014.
Dalam Muktamar ke XII untuk ketiga kalinya Ummi panggilan
akrab Hj. Sitti Raihanun Zainuddin AM, dicalonkan kembali pimpin NW oleh sebagian besar
muktamirin (peserta Muktamar), namun ada juga yang mencalonkan putra pertama
beliau TGH. LG. M. Ali Wirasakti Amir Murni, MA.
Di terimanya ummi kembali memimpin NW lima tahun ke depan
oleh para muktamirin, karena mereka menilai selama memimpin organisasi sejak
masa transisi hingga sekarang cukup berhasil dan NW mengalami perkembangan yang
cukup pesat. Ini terbukti dengan bertambahnya madrasah dan pondok pesantren
NW. Pada saat NW ditinggalkan oleh pendirinya Al-Magfurlah Maulana Syaikh
menghadap sang Kholiq, madrasah NW sekitar 600 lebih, namun setelah ummi
memegang NW terjadi perubahan yang cukup signifikan, dalam kurun waktu sepuluh
tahun madrasah NW sudah mencapai 960 buah pondok pesantren yang tersebar di
seluruh pelosok tanah air.
Assalamu'alaikum wr.wb.
Puji syukur kita persembahkan ke hadirat Allah Swt. atas segala limpahan
rahmat, taufiq, hidayah, inayah, dan redha-Nya sehingga padahari ini kita bersama-sama dapat hadir di
Pusat Pendidikan Nahdlatul Wathan Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW Anjani
Lombok Timur Nusa Tenggara Barat untuk menghadiri pembukaan MUKTAMAR XII
Nahdlatul Wathan. Mudah-mudahan kehadiran kita ini tercatat di sisi Allah Swt.
sebagai amal ibadah yang mendapat imbalan pahala yang berlipat ganda dan semoga
do’a Ayahanda Al-Magfurlah Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
yang mendo’akan kita pada setiap awal pengajian beliau agarmasuk surga bigairi hisab, dikabulkan oleh
Allah Swt. amin ya Robbal alamin.